PENGARUH DESAIN SISTEM PEGAS PADA OLAH GERAK PISTON DARI MOTOR BAKAR
GERAK LINIER BERSILINDER TUNGGAL
THE EFFECT OF SPRING
SYSTEM DESIGN ON PISTON MOTION OF SINGLE CYLINDER LINEAR COMBUSTION ENGINE
Description:
Permasalahan
pada linear engine adalah siklus kerja baliknya. Banyak cara untuk mengganti
posisi piston dari chrankshaft pada conventional engine, saalah satunya
menggunakan system pegas. Keunikan penggunaan pegas sebagai siklus kerja balik
untuk linear engine satu silinder adalah defleksi dari pegas. Namun untuk daya
yang kecil piston tidak dapat terdefleksi sempurna sampai titik mati bawah.
Karena itu dibutuhkan kajian pada linear engine dengan menggunakan pegas
sebagai siklus kerja baliknya,
Terutama
ketika piston tidak dapat terdefleksi sampai titik mati bawah. Solidwork cosmos
motion dapat digunakan untuk menganalisa kajian ini. Model dari engine termasuk
conventional dan linear engine sudah ada desain, perakitan dan disimulasikan
pada piston dynamic. Beberapa data meliputi daya dan dimensi pegas sudah
dilakukan sebelum simulasi. Pegas yang asli akan digantikan dengan pegas yang
fleksibel dimana tersedia data base dari cosmos motion.
Gesekan
meliputi dalam kajian akan disimulasikan dengan dua bodi contact pada kondisi
terlumasi. Hasilnya menunjukan olah gerak piston dari conventional engine dan
linear engine seperti displacement, velocity dan acceleration sudah jelas
berbeda. Pengaruh dari gesekan juga ada pada pada kajian ini. Namun, olah gerak
piston pada linear engine berputar pada sumbu z. Dan oleh sebab itu pengaruhnya
dari desain system pegas pada olah gerak piston.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar