ANALISA DAMPAK LINGKUNGAN BERDASARKAN SIKLUS HIDUP
PRODUKLAMPU DEPAN, LAMPU TANDA BELOK DAN LAMPU SENJA
PADA KENDARAAN(THE ANALYSIS OF ENVIRONMENTAL IMPACT BASED ON PRODUCT LIFE CYCLE
OF HEADLAMP, SIGNALING AND MARKER LAMP IN VEHICLE)
Master
Theses from JBPTITBPP / 2014-03-17 15:25:37
Oleh : ANFALUZIA VENA CHAIR (NIM : 231 04 013); Pembimbing : Dr. Ir. Yatna
Yuwana M., S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 7 file
Siklus hidup suatu produk dimulai dari tahap
eksplorasi/ pertambangan, pemrosesan material, proses produksi, pemakaian
produk, masa habis pakai produk sampai tahapan pembuangan akhir.
Material-material yang diperoleh dari tahap eksplorasi minyak bumi/pertambangan,
kemudian digunakan dalam proses produksi ditambah dengan aditif beracun
sehingga melepaskan emisi berupa dioxin, furan, CO2, SOx, NOx. Pada tahap
pembuangan akhir setelah masa habis pakai produk, material buangan yang menjadi
debu menghasilkan emisi dioxin, furan, CO2 dan emisi logam-logam berat.
Tujuan penelitian adalah menganalisa potensi dampak
lingkungan berdasarkan siklus hidup
produk lampudepan, lampu tanda belok dan lampu senja
pada kendaraan. Adapun jenis material yang digunakan untuk memproduksi
produk lampu depan, lampu tanda belok
dan lampu senja adalah 1) thermoplastic: polycarbonate (PC),
polymethyl methacrylate (PMMA), polypropylene (PP); 2) elastomer (karet):
ethylene-propylene-diene-monomer rubber (EPDM); 3) kaca;
4) lampu tungsten-halogen yang terdiri dari serabut pijar tungsten
(wolfram) dan gas iodine. PC, PMMA, PP, EPDM dan kaca menggunakan aditif
beracun yang setelah tahap masa habis pakai jika dilakukan proses pembakaran
(incineration) akan menyebabkan dampak berbahaya terhadap lingkungan,
mengganggu kesehatan manusia dan hewan.
PC dikategorikan sangat berbahaya karena mengandung
bisphenol-A dan PMMA juga dikategorikan berbahaya karena mengandung methyl
methacrylate (MMA) yang mengganggu kesehatan manusia. Sedangkan PP mengandung
propylene yang diidentifikasikan tidak berbahaya bagi kesehatan manusia yaitu
tidak menyebabkan penyakit kanker, sistem reproduksi dan perkembangan,
neurotoxicant dan terganggunya kelenjar endokrin. Bahan mentah untuk pembuatan
kaca yaitu pasir silika (SiO2), abu soda (Na2CO3) dan batu kapur (CaCO3) dimana
pasir silika dapat menimbulkan penyakit silicosis (kanker paru-paru) pada
manusia dan hewan.