PENGARUH KECEPATAN PENGELASAN, PUTARAN TOOL, DAN BENTUK TOOL TERHADAP
PENGELASAN FRICTION STIR WELDING (FSW) DENGAN MENGGUNAKAN MESIN FRAIS
WELDING SPEED, ROTATION TOOL, AND TOOL TYPE EFFECT
TO FRICTION STIR WELDING (FSW) BY MILLING MACHINE
Penyambungan
material tanpa menggunakan filler metal dengan menggunakan Friction Stir
Welding sudah sering dilakukan. Metode las Friction Stir Welding pada umumnya
menerapkan prinsip gesekan panas yang dihasilkan oleh putaran tool. Mesin frais
yang digunakan untuk proses Friction Stir Welding ini hanya memodifikasi bentuk
tool yang ada di mesin frais menjadi bentuk tool yang biasa digunakan pada
mesin Friction Stir Welding pada umumnya.
Modifikasi
bentuk tool yang dilakukan yaitu dengan membuat tiga bentuk tool yang berbeda
antara lain silinder, tirus, dan taper dengan kecepatan pengelasan 60 mm/menit
dan 110 mm/menit, serta putaran tool 958 rpm dan 1541 rpm. Berdasarkan hasil
pengujian kekuatan tarik, travel speed dan rotation speed yang rendah akan
meningkatkan kekuatan tarik. Hal ini terlihat pada tool silinder pada spesimen
11 dengan variabel travel speed 115 mm/menit, dan rotation speed 958 rpm.
Tinggi panas yang dihasilkan akan memperbaiki struktur butir yang terbentuk
pada daerah lasan.
Dari hasil pengujian kekerasan,
pengaruh panas yang dihasilkan menurunkan nilai ketangguhan yang menyebabkan
turunnya nilai kekerasan. Sedangkan pengaruh panas yang disertai dengan tekanan
yang dihasilkan tool, akan menaikkan kekerasan. Dari pengujian struktur mikro,
pengaruh panas pada daerah HAZ menyebabkan butiran menjadi besar. Sedangkan di
daerah weld nugget pengaruh panas yang disertai dengan tekanan yang dihasilkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar