PERANCANGAN
RANGKAIAN PENGENDALI KESTABILAN FILTER KANAL PENERIMA DIRECT CONVERSION WIMAX
DENGAN LEBAR PITA FREKUENSI BERVARIABEL
Undergraduate
Theses from JBPTITBPP / 2009-02-10 15:59:58
Oleh : LAKSONO WIDYO ISWORO (NIM 13203142), S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 9 file
Oleh : LAKSONO WIDYO ISWORO (NIM 13203142), S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 9 file
Munculnya berbagai standar komunikasi nirkabel dalam satu dekade terakhir menyediakan semakin banyak pilihan berkomunikasi bagi masyarakat.Pada umumnya sebuah standar komunikasi memiliki spesifikasi perangkat tertentu,
oleh karena itu secara tidak langsung kemunculan berbagai standar komunikasi ini memaksa masyarakat untuk menyesuaikan diri dalam hal penyediaan perangkat komunikasi.Hal
inilah yang mendorong munculnya gagasan untuk membuat sebuah perangkat komunikasi yang
multi standar.Untuk membuat perangkat ini perlu adanya penyesuaian pada bagian radio
frequency (RF) dari sistem penerima.
Dengan menggunakan arsitektur penerima
direct-conversion, sebuah perangkat komunikasi multistandar dapat direalisasikan.Arsitektur ini memiliki konsumsi daya
yang lebih kecil dan biaya produksi yang lebih murah serta integritas yang
tinggi dibandingkan dengan arsitektur penerima superheterodyne yang
saat ini banyak digunakan di berbagai perangkat komunikasi.Bagian RF dari arsitektur penerima
direct-conversion yang
perlu dikonfigurasi untuk membuat sebuah penerima multistandar adalah filter pita
dasar penyeleksikanal.
Dalam tugas akhir ini,
Penulis bersama saudara Faisal Rachmadianto merancang rangkaian filter pita
dasar penyeleksikanal penerima direct-conversion
untuk implementasi sistem komunikasi Wi-MAX dengan lebar pita 1,75 MHz, 3,5 MHz, 7
MHz, dan 10 MHz.Penulis merancang rangkaian pengendali kestabilan untuk rangkaian
filter pita dasar penyeleksikanal, sedang kan untuk rangkaian filter pita
dasar penyeleksikanalnya sendiri dikerjakan oleh saudara Faisal Rachmadianto.
Dari
hasil perhitungan diketahui bahwa filter pita dasar yang dibutuhkan memiliki orde 7
dengan komposisi 1 orde pada mixer dan 6 orde pada filter lowpass. Filter
low pass orde 6 dapat disusun dari 3 buah filter orde 2 yang disusun seri.
Untuk merealisasikan filter pita dasar, penulis menggunakan filter Butterworth
low pass orde 2. Sedangkan untuk pengimplementasiannya dalam rangkaian terintegrasi,
penulis menggunakan Gm-C karena memiliki kemudahan dalam konfigurasinya yaitu dengan cara mengubah-ubah nilai trans konduktansinya.
Implementasi Gm-C untuk filter pita
dasar dilakukan dengan menggunakan metode girator, yaitu mendesain filter aktif Gm-C
dari model filter pasif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar